Penyebab dan Tips Menghindari Obesitas Pada Anak

Obesitas pada anak merupakan salah satu kekhawatiran yang biasa dirasakan oleh banyak orang tua saat ini. Sebuah penelitian menyatakan bahwa seorang anak yang mempunyai berat badan berlebih akan cenderung terkena resiko penyakit diabetes, jantung dan bahkan penyakit yang sangat berbahaya seperti kanker. Pada umumnya obesitas terjadi pada anak berusia antara 6 hingga 11 tahun. Pada usia inilah anak-anak cenderung mengalami masa pertumbuhan yang lebih aktif dan sulit untuk mengkontrol aktivitasnya terutama yang berhubungan dengan pola makan dan keseharian mereka.

Menghindari Obesitas Pada Anak

Penyebab Obesitas Pada Anak

Faktor keturunan
Faktor keturunan dari orang tua merupakan hal yang sulit dihindari untuk risiko obesitas anak. Bila seorang ayah atau ibu memiliki kelebihan berat badan, hal ini tentunya dapat diturunkan pada anak.

Makanan cepat saji dan makanan dalam kemasan yang mengandung zat pengawet
Sebagian besar anak-anak menyukai makanan cepat saji atau fast food atau bahkan banyak dari mereka makan makanan ini dengan lahap. Padahal makanan seperti ini umumnya mengandung banyak lemak dan gula yang bisa menyebabkan obesitas. Orang-tua yang terlalu sibuk sering menggunakan makanan cepat saji yang praktis sebagai hidangan untuk diberikan kepada anak mereka, walaupun kandungan gizinya buruk bagi anak. Makanan cepat saji meskipun rasanya enak dan nikmat namun tidak memiliki kandungan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu makanan cepat saji sering disebut dengan istilah junk food atau makanan sampah. Ditambah kesukaan anak-anak pada makanan ringan dalam kemasan yang mengandung zat pengawet menjadi hal yang patut diperhatikan juga.

Minuman ringan atau soft drink
Sama seperti halnya makanan cepat saji, minuman ringan atau sering disebut soft drink terbukti memiliki kandungan zat gula yang cukup tinggi sehingga mempercepat bertambahnya berat badan bila mengkonsumsi minuman ini. Rasanya yang nikmat dan menyegarkan membuat anak-anak sangat menyukai minuman seperti ini.

Kurang melakukan aktivitas fisik
Masa anak-anak merupakan masa yang identik dengan bermain. Zaman dahulu, permainan anak umumnya adalah permainan yang melibatkan fisik yang mengharuskan anak untuk berlari, melompat ataupun gerakan lainnya. Akan tetapi, hal itu telah berubah dan telah tergantikan dengan permainan elektronik baik melalui komputer, Internet, atau televisi yang cukup dilakukan hanya dengan duduk di depannya tanpa harus bergerak. Hal inilah yang akan menyebabkan anak kurang melakukan aktifitas fisik sehingga menyebabkan obesitas.

Bagi Anda yang sudah mempunyai anak dan mengalami obesitas atau kegemukan, sebaiknya jangan memaksakan anak Anda untuk melakukan diet ketat dalam mengurangi berat badannya, karena hal ini bisa mengakibatkan pertumbuhan dan kesehatan anak Anda menjadi terganggu. Sebagai orang tua sudah semestinya kita meneliti kembali hal-hal yang bisa memicu munculnya obesitas pada anak di usia dini ini. Berikut adalah beberapa tips menghindari obesitas pada anak yang terbukti efektif dan manjur yang bisa Anda terapkan pada anak Anda :

Tips Menghindari Obesitas Pada Anak

Perhatikan pola makan si anak
Obesitas banyak dialami oleh sebagian besar anak yang cenderung pola makannya tidak terkontrol dengan baik. Terutama dalam mengonsumsi jenis makanan yang banyak mengandung zat pengawet, seperti minuman bersoda, makanan sereal, dan berbagai makanan cepat saji lainnya. Makanan-makanan tersebut biasanya menjadi salah satu menu favorit bagi anak-anak. Oleh karena itu, sebagai orang tua Anda harus rutin mengawasi anak Anda mengenai jenis makanan atau jajanan ringan yang biasa di konsumsi. Usahakan, latihlah anak Anda untuk menyukai buah-buahan dan sayur-sayuran sejak dini, hal ini akan sangat membantu dalam menjaga keseimbangan berat badan Anak serta baik untuk menunjang kesehatan dan pertumbuhannya.

Latih anak sejak dini untuk memiliki gaya hidup yang seimbang
Kebanyakan anak sangat menyukai jenis kegiatan seperti bermain game, nonton tv, dan nonton video. Padahal, kebiasaan-kebiasaan tersebut merupakan faktor yang cukup signifikan dalam peningkatan kelebihan berat badan. Jadi, sebisa mungkin sebagai orang tua agar mengarahkan anak supaya tidak terlalu banyak menghabiskan waktunya dalam menekuni rutinitas tersebut yang bisa berdampak buruk bagi keseimbangan berat badanya.

Biasakan Anak untuk selalu berolahraga sejak dini
Kebiasaan oleh raga yang dilakukan secara teratur sejak dini tak hanya baik untuk kesehatan anak, namun juga sangat berperan penting dalam mengontrol keseimbangan hormon tubuh yang dapat menyeimbangkan pertumbuhan dan berat badan, sehingga terhindar dari risiko obesitas.

Kenali jenis menu diet sehat bagi anak
Orang tua juga harus mengetahui bahwa menu diet sehat bagi anak berbeda dengan menu diet yang diperuntukkan bagi orang tua. Jika perlu, konsultasikan pada ahli kesehatan mengenai menu yang cocok dan tepat bagi anak Anda yang tentunya sesuai dengan tingkat usia masing-masing anak.

Biasakan untuk mengajak anak selalu berkumpul bersama keluarga
Ajarkan pada anak Anda untuk selalu terbiasa berkumpul bersama keluarga, terutama saat sedang makan malam. Dalam kondisi seperti ini, biasanya seorang anak akan cenderung lebih tenang dan terbuka kepada orang tuanya. Jadi, pada kesempatan inilah orang tua memiliki waktu untuk memberikan arahan kepada anak dengan cara yang santai dan menyenangkan.

Nah itulah tips menghindari obesitas pada anak yang mungkin dapat membantu Anda sebagai orang tua dalam mejaga kesehatan mereka. Gunakanlah cara-cara yang halus dalam menghadapi perilaku si anak agar mereka lebih merasa diperhatikan, dengan begitu mereka akan lebih mudah mendapat masukan maupun saran dari Anda, khususnya dalam pencegahan terhadap obesitas atau kegemukan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *