Penyakit Pada Ginjal, Inilah Macam-macam dan Penyebabnya

Penyakit Pada Ginjal – Ginjal memiliki fungsi yang cukup penting yaitu mengeluarkan zat sisa hasil metabolisme dalam tubuh. Jika ginjal tidak bisa berfungsi dengan baik maka zat–zat tersebut akan menumpuk di dalam tubuh dan pada akhirnya akan menimbulkan beberapa penyakit pada ginjal seperti:

Penyakit Pada Ginjal
Image courtesy of BruceBlaus at commons.wikimedia.org

Gagal ginjal
Penyakit pada ginjal yang pertama adalah gagal ginjal. Gagal ginjal jika tidak segera diatasi akan menyebabkan penimbunan urea dalam tubuh serta bisa menyebabkan kematian. Gagal ginjal juga bisa mengakibatkan hilangnya sebagian atau bahkan seluruh fungsi ginjal pada tubuh. Untuk mencegah penyakit ini mulailah untuk memenuhi asupan nutrisi dalam tubuh secara seimbang setiap harinya, dengan mengurangi asupan makanan yang mengandung zat kimia seperti pengawet, pemanis buatan, dan kandungan zat berbahaya lainnya.

Batu ginjal
Penyakit pada ginjal yang kedua adalah batu ginjal. Penyakit batu ginjal disebabkan karena banyaknya benda-benda organik dan mineral yang mengendap pada ginjal. Batu ginjal sendiri terbentuk karena adanya pengendapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, kantong kemih ataupun saluran ginjal. Umumnya ada beberapa cara alami yang dapat Anda terapkan untuk mencegah batu ginjal, seperti banyak mengonsumsi air putih, makan makanan yang banyak mengandung vitamin A dan juga B6.

Nefritis Glomerulus
Penyakit pada ginjal berikutnya adalah nefritis glomerulus. Nefritis glomerulus juga sering disebut dengan radang ginjal, yang umumnya disebabkan oleh adanya reaksi alergi terhadap toksin yang diproduksi oleh bakteri streptococcus. Penyakit ini menyebabkan tercampurnya sel darah merah dan protein dalam tubuh dengan urine. Jika tidak segera diatasi, nefritis glomerulus yang kronis bisa berakibat lebih serius, bahkan menyebabkan gagal ginjal.

Diabetes Melitus
Diabetes melitus atau kencing manis disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor keturunan, pola makan yang kurang sehat dan juga kelebihan berat badan atau obesitas. Selain itu, diabetes melitus juga bisa disebabkan karena rendahnya kadar insulin dalam tubuh. Seperti yang kita ketahui bahwa kadar hormon insulin yang rendah bisa menganggu proses perombakan glukosa menjadi glikogen, yang akibatnya kadar gula dalam darah meningkat, sehingga menyebabkan diabetes.

Diabetes insipidus
Umumnya penyakit diabetes dibagi menjadi dua macam yaitu diabetes melitus dan diabetes insipidus. Jika diabetes melitus disebabkan karena rendahnya kadar hormon insulin, diabetes insipidus terjadi karena kurangannya hormon antidiuretik (ADH), sehingga menyebabkan produksi urin dalam tubuh berlebihan.

Anuria
Penyakit pada ginjal selanjutnya adalah anuria. Anuria menyebabkan ginjal tidak mampu lagi dalam memproduksi urin. Anuria sendiri disebabkan karena kurangnya tekanan untuk menyaring atau filtrasi darah dalam ginjal. Penyakit ini bisa muncul karena adanya peradangan di bagian glomerulus (organ penyaring darah pada ginjal). Penyebab utama penyakit anuria ini adalah adanya penyempitan yang terjadi pada arterial afferent oleh hormon epinefrin dan radang.

Nefritis Glomerulus
Selanjutnya adalah nefritis glomerulus. Nefritis glomerulus atau juga sering disebut dengan istilah radang ginjal, Umumnya penyakit ini terjadi karena adanya reaksi alergi terhadap racun yang diproduksi oleh bakteri streptococcus. Nefritis glomerulus menyebabkan protein dan sel darah merah dalam tubuh tercampur dengan urin. Jika hal ini tidak segera diatasi, nefritis glomerulus yang kronis dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal yang lebih parah.

Albuminaria
Albuminaria disebabkan karena naiknya tingkat permeabilitas pada membrane glomerulus. Hal ini bisa terjadi karena adanya luka pada membran glomerulus akibat dari meningkatnya darah, bakteri, logam berat, serta iritasi pada sel-sel ginjal akibat eter dan zat kimia lainnya. Albuminaria sendiri bisa terdeteksi dengan adanya kandungan protein albumin dalam urin.

Pielonefritis
Pielonefritis adalah sejenis infeksi pada ginjal yang menyebabkan terjadinya gagal ginjal. Pada umumnya kondisi seperti ini berawal dari bagian dalam ginjal atau pelvis yang menyebar ke seluruh bagian ginjal. Dan pada akhirnya bisa menyebabkan ginjal tidak dapat berfungsi normal.

Sindrom Nefrotik
Sindrom nefrotik adalah gangguan pada ginjal yang ditandai dengan banyaknya jumlah protein pada urin saat berkemih. Sehingga penyakit ini akan menyebabkan penderitanya kekurangan zat protein dalam darah dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan tubuh lainnya, seperti penggumpalan darah, kolesterol tinggi, malnutrisi, tekanan darah tinggi dan bahkan penyakit gagal ginjal. Gejala yang paling umum terjadi dari penyakit sindrom nefrotik ini adalah terjadinya pembengkakan disekitar mata, kaki, pergelangan kaki dan urin menjadi berbusa.

Bilirubinaria
Penyakit pada ginjal yang terakhir adalah Bilirubinaria. Ciri-ciri yang paling umum terjadi adalah zat warna empedu atau bilirubin yang berlebihan dalam urin. Kondisi ini dapat disebabkan karena adanya penguraian zat hemoglobin yang berlebihan ataupun karena disfungsi organ hati.

 

Penyebab Penyakit Pada Ginjal Pada Umumnya

Penyebab penyakit pada ginjal dapat bervariasi, tergantung dari kondisi tubuh yang mendasarinya.Sakit pada ginjal dapat terjadi karena berbagai gangguan ginjal. Berbagai kondisi kesehatan menjadi penyebab penyakit pada ginjal ini. Seperti dilansir pengensehat.com, berikut beberapa dari penyebab penyakit pada ginjal yang umum terjadi:

Baca juga: Kenali Gejala Penyakit Ginjal Akut dan Kronis Ini Agar Tetap Waspada

  • Aliran darah ke ginjal kurang lancar
  • Adanya kerusakan langsung pada organ ginjal itu sendiri
  • Adanya sumbatan pada saluran urin

Ketiga penyebab penyakit pada ginjal diatas dapat terjadi jika:

  1. Mengalami cidera traumatis sehingga kekurangan banyak darah
  2. Mengalami dehidrasi
  3. Mengalami pembesaran prostat yang memblokir aliran urin
  4. Masuk ke fase shock ketika tubuh mengalami peradangan akibat infeksi yang disebut sepsis
  5. Mengalami komplikasi saat sedang menjalani masa kehamilan, seperti eklampsia dan preeclampsia, atau yang terkait dengan HELLP syndrome
  6. Sedang mengonsumsi obat tertentu

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *