Mengalami Penurunan Berat Badan Drastis? Hati-Hati dengan Penyakit Ini

Pastinya semua orang mendambakan tubuh yang ideal. Tidak terlalu gemuk ataupun terlalu kurus. Selain menurunkan rasa percaya diri, kelebihan atau kekurangan berat badan juga dikhawatirkan karena mengidap penyakit tertentu. Apalagi penurunan berat badan ini terjadi secara drastis, tentunya Anda harus waspada!

Sering kali kita berpikir bahwa naik turunnya berat badan tergantung pada pola makan, diet, maupun istirahat. Namun, faktanya, beberapa penyakit tertentu ikut andil sebagai pemicu naik turunnya berat badan seseorang. Nah, penasaran ingin tahu penyakit apa saja yang dimaksud?

Baca juga: 3 Makanan Sehat Alami Penurun Berat Badan

Penurunan Berat Badan Drastis
Arthritis
Penyakit pertama yang menyebabkan turunnya berat badan secara drastis ialah penyakit sendi. Penyakit ini biasanya menyerang orang tua. Penyakit yang dapat menyebabkan peradangan dan kekauan di otot atau sendi ini, rupanya dapat juga menyerang mereka yang berusia muda. Selain itu, penyakit arthritis ini juga bisa menyebabkan fluktuasi hormone yang akan membuat berat badan menurun.

Lupus
Penyakit lain yang dapat menurunkan berat badan yaitu lupus. Penyakit ini akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan membuat nafsu makan menurun drastis. Lupus atau penyakit autoimun adalah istilah yang digunakan ketika sistem imunitas atau kekebalan seseorang menyerang tubuhnya sendiri. Gejala umum dari penyakit berbahaya ini berupa ruam kulit, kelelahan, sakit dan pembengkakan pada sendi.

Psoriasis
Selanjutnya, penyakit yang juga bisa membuat kondisi berat badan tidak stabil adalah Psoriasis. Perlu anda ketahui, kenapa penyakit ini menyebabkan berat badan tidak stabil, dikarenakan terjadi peradangan di sel-sel kulit, sehingga keadaan tersebut dapat menurunkan tingkat metabolisme dalam tubuh. Peradangan kulit pada penyakit ini umumnya ditandai dengan ruam merah, kulit yang menebal dan terkelupas, serta bersisik.

Pcos
Pcos atau polycystic ovarian syndrome yaitu gangguan hormonal pada perempuan. Penyakit ini dapat memengaruhi kesehatan indung telur, sehingga menyebabkan mensturasi tidak teratur dan kenaikan berat badan. Pcos juga dapat mengakibatkan meningkatnya kadar hormone pria (androgen) dalam tubuh wanita, dan munculnya kista (kantong berisi cairan) pada ovarium.

Gejala ini akan semakin terlihat ketika memasuki usia 16-24 tahun. Beberapa gejala umum dari penyakit ini diantaranya adalah tumbuhnya rambut berlebih di, bokong, punggung, wajah, ataupun pada dada, atau berat badan yang cenderung bertambah, atau bisa juga mensturasi yang tidak teratur.

Hipertiroidisme
Penyakit ini merupakan penyakit hormonal yang disebabkan karena kondisi terlalu banyaknya hormone tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid dalam tubuh. Penyakit ini dapat menyebabkan nafsu makan berkurang dan membuat berat badan menurun, sebab menyebabkan gangguan pada metabolisme tubuh.

Adapun gejala yang menunjukkan hipertiroidisme yaitu penurunan berat badan dengan cepat, banyak berkeringat, suasana hati cepat berubah, gelisah, dan jantung berdebar kencang. Penyakit ini cenderung menyerang wanita pada setiap usia termasuk anak-anak. Namun biasanya, penyakit ini muncul memasuki usia 20-40 tahun.

Diabetes
Penyakit ini tentu saja bukanlah penyakit yang asing di teling kita. Mungkin kita juga pernah mengamati penderita penyakit ini memiliki berat badan yang kurang proporsional cenderung kurus. Penyakit ini termasuk dalam gangguan metabolisme yang terjadi karena naiknya kadar gula darah. Fluktuasi hormon insulin inilah yang mengakibatkan penderita diabetes akan mengalami penurunan berat badan.
Penurunan berat bada secara drastic merupakan salah satu tanda terjadinya penyakit diabetes tipe 1. Dimana untuk tipe ini, diabetes menyerang para remaja dan penyebabnya adalah karena hancurnya sel penghasil insulin di pancreas.

Gejala diabetes bisa dilihat dari seringnya buang air kecil, rasa haus yang berlebihan, kelaparan intens (diabetes tipe-2), penurunan berat badan yang signifikan dan tiba-tiba (terutama pada diabetes tipe-1) kelelahan, luka dan memar tidak cepat sembuh, mati rasa atau kesemutan di kaki dan tangan.

Penyakit addison
Penyakit addison merupakan penyakit autoimun. Pengidap penyakit ini akan kehilangan nafsu makan karena ketidakseimbangan hormone, sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan berat badan. Penyakit ini dapat menyerang semua kelompok usia dan bias terjadi pada pria maupun wanita. Gejala penyakit ini dapat dilihat dari penurunan berat badan, kelelahan, tekanan darah rendah, dan kelelahan otot.

Nah, setelah membaca info kesehatan di atas, mulai sekarang sebaiknya selalu waspada menyikapi berat badan yang tiba-tiba naik maupun turun secara tidak terkontrol.

Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *