Minuman Pantangan Ibu Hamil Yang Harus Dihindari

Minuman Pantangan Ibu Hamil – Saat sedang hamil tidak semua kegiatan atau makanan dan minuman boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Apapun yang dilakukan atau dikonsumsi oleh ibu hamil bisa mempengaruhi kehamilan dan kondisi janin yang sedang dikandungnya. Berikut penjelasan mengenai beberapa minuman pantangan ibu hamil yang mengandung zat berisiko:

Baca juga: Makanan-Makanan Yang Harus Dihindari Selama Hamil

Minuman Pantangan Ibu Hamil

Minuman Pantangan Ibu Hamil

Alkohol
Organisasi kesehatan dunia atau WHO serta pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (CDC) mendorong wanita yang sedang hamil untuk tidak mengonsumsi alkohol sedikit pun.
Bila seorang wanita suka minum minuman beralkohol sebaiknya harus dihentikan sebelum kehamilan terjadi. Tidak ada tingkat pemakaian alkohol yang aman selama masa kehamilan. Minuman yang beralkohol akan masuk kedalam darah bayi melalui darah ibunya yang suka mengonsumsi alkohol. Sementara itu organ hati pada janin belum berfungsi secara maksimal, sehingga minuman tersebut akan tetap beredar didalam darah si janin. Seorang wanita hamil yang minum alkohol dalam jumlah yang berlebihan, sebagian besar akan berisiko terhadap janin. Hal ini bisa menghambat pertumbuhan fisik, otak, dan organ tubuh lainnya sehingga memungkinkan bayi lahir dengan kondisi cacat baik fisik maupun mental.

Beberapa penelitian menunjukkan angka kejadian pertumbuhan janin menjadi terhambat jauh lebih tinggi pada bayi yang ibunya minum minuman beralkohol. Hal ini disebabkan karena konsumsi minuman beralkohol selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran bayi sebelum waktunya atau premature .

Kafein
Kafein juga merupakan salah satu minuman pantangan ibu hamil yang harus Anda hindari. Kafein bisa masuk kedalam plasenta sehingga meningkatkan detak jantung dan juga pernapasan janin. Satu hal yang menjadi kekhawatiran adalah kafein dapat menghambat dan mengurangi proses penyerapan zat besi pada ibu yang secara teoritis dapat memicu anemia. Selain itu mengonsumsi kafein bisa memberikan efek buruk dan memperparah kondisi tubuh seperti pusing, kelelahan, serta detak jantung yang tidak teratur.

Sebuah studi yang dimuat dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology menemukan bahwa konsumsi lebih dari 200 mg kafein perhari dapat meningkatkan dua kali lipat risiko keguguran pada usia kehamilan 71 hari. Studi lain menunjukkan konsumsi kafein terkait dengan dengan cryptorchidism (testis yang tidak turun) pada bayi laki-laki.

Obat dan Jamu
Jika Anda sedang hamil sebaiknya hindari minum obat dan jamu kecuali dalam pengawasan dokter. Yang Anda harus tahu bahwa janin amat rentan terhadap pengaruh obat-obatan yang bersifat teratogen (zat kimia yang dapat menimbulkan kelainan perkembangan pada janin)

Obat Pereda Rasa Sakit
Ibu hamil jangan minum obat sembarangan!Tapi, bukan berarti bila sakit tak boleh minum obat. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan Anda bila akan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Atau, beri tahukan dokter jika Anda sedang hamil, sehingga dokter akan menuliskan resep obat yang aman bagi ibu hamil.

Nah itulah minuman pantangan ibu hamil yang harus Anda hindari jika sedang hamil. Hal ini untuk meminimalisir risiko kehamilan yang dapat merugikan diri Anda sendiri. Lebih baik mencegah daripada sudah terjadi dan kemudian menyesal. Semoga kehamilan Anda menjadi momen yang paling membahagiakan dalam kehidupan keluarga Anda.

Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *