8 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Bawang Putih – Bawang putih termasuk salah satu tanaman rempah yang memiliki beragam kegunaan baik untuk bumbu masak maupun pengobatan berbagai penyakit. Senyawa-senyawa kimia yang terdapat pada bawang putih seperti Allicin dan Ajoene  berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Allicin sebagai pemberi aroma khas pada bawang putih sekaligus berperan ganda dalam membunuh bakteri dan virus. Sedangkan senyawa Ajoene bertindak sebagai antikoagulan atau pengencer darah yang dapat menghambat pembekuan darah dan atherosclerosis.
manfaat bawang putih
Image courtesy of Sriharun at freedigitalphotos.net

Hingga saat ini bawang putih telah lama dikenal sebagai bahan makanan penyedap rasa dan penambah aroma pada makanan. Meskipun tak semua orang menyukai baunya, namun konsumsi bawang putih dapat membantu dalam menjaga kesehatan tubuh.

Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Bawang Putih per 100 gram:

  • Energy : 166 kJ
  • Karbohidrat : 9,34 g
  • Gula : 4,24 g
  • Serat diet : 1,70 g
  • Lemak : 0,10 g
  • Protein : 1,10 g
  • Air : 89,11 g
  • Thiamine ( vitamin B1 ) : 0,04 mg
  • Riboflavin ( vitamin B2 ) : 0,02 mg
  • Niacin ( vitamin B3 ) : 0,11 mg
  • Asam pantetonat : 0,12 mg
  • Vitamin B6 : 0,12 mg
  • Folat : 19 mg
  • Vitamin C : 7,4 mg
  • Zat besi : 0,21 mg
  • Magnesium : 10 mg
  • Fosfor : 29 mg
  • Seng : 0,17 mg
  • Fluoride : 1,10 mg

Manfaat bawang putih:

1. Antivirus dan bakteri.
Bawang putih merupakan sumber tinggi antioksidan yang ampuh dan khasiatnya paling populer dalam menjaga ketahanan tubuh dari serangan berbagai virus dan bakteri. Selain itu bawang putih  juga mampu membantu mengontrol perkembangan virus, jamur, dan infeksi cacing berbahaya dalam tubuh. Bawang putih segar diperkirakan dapat mencegah risiko keracunan makanan dengan membunuh bakteri jahat seperti E. coli, Salmonella enteritidis, dan lain-lain.

 

2. Anti kanker.
Bawang putih juga mempunyai kandungan zat luar biasa yaitu senyawa Organosulfida yang bermanfaat bagi hati dalam proses menyaring zat beracun yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini juga berperan penting dalam memerangi kanker, terutama kanker perut dan usus besar. Beberapa penelitian menunjukan bahwa orang yang banyak mengkonsumsi bawang putih lebih rendah resikonya terkena kanker perut dan usus besar. Selain dapat mencegah terkena kanker, bawang putih juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker pada payudara, sebagai obat kanker prostat, kerongkongan dan kulit.

 

3. Mengandung senyawa Allicin.
Kandungan senyawa sulfur dalam bawang putih atau disebut allicin merupakan salah satu zat penting yang bertindak sebagai obat. Allicin merupakan komponen biologis aktif utama dan paling besar terkandung dalam bawang putih. Allicin sendiri berfungsi sebagai zat anti bakteri dan memiliki efek penting terhadap kesehatan tubuh, diantaranya membantu menurunkan berat badan, mengencerkan darah, mencegah hipertensi, zat anti kanker, dan masih banyak lainnya.

 

4. Mencegah pengerasan pembuluh darah.
Selain dapat digunakan sebagai bumbu dapur, bawang putih juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan pembuluh darah. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa bawang putih mampu mencegah terjadinya penggumpalan darah dan pengerasan pada dinding pembuluh.  Pengerasan pembuluh darah dapat memicu efek buruk bagi kesehatan jantung. Oleh karena itu, dengan menjaga kesehatan pembuluh darah, tekanan darah akan tetap normal dan stabil sehingga hal ini dapat berperan dalam menjaga fungsi jantung dan organ tubuh lainnya. Satu siung bawang putih setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

 

5. Menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Mengkonsumsi bawang putih dapat melindung saluran cerna dari kanker usus besar, kanker rektal, dan kanker lambung. 1 siung bawang putih setiap hari dapat membantu mencegah terjadinya kanker pada saluran pencernaan.

 

6. Memperlancar peredaran darah.
Kandungan nutrisi dalam bawang putih bermanfaat untuk merenggangkan pembuluh darah dan membersihkan darah. Selain itu bawang putih juga efektif dalam meningkatkan produksi hidrogen sulfida pada pembuluh darah, sehingga hal ini dapat membantu memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh.

 

7. Mencegah jantung koroner.
Senyawa Ajoene yang terkandung dalam bawang putih berfungsi sebagai antikoagulan atau pengencer darah yang dapat menghambat pembekuan darah dan atherosclerosis. Hal ini sangat berperan dalam pencegahan tehadap risiko jantung koroner dan stroke yang di akibatkan oleh sumbatan pada pembuluh darah.

 

8. Menyembuhkan penyakit kulit.
Menggunakan minyak oles yang terbuat dari bawang putih mampu mengobati penyakit kulit termasuk kurap dan kutu air. Kurap dan gatal-gatal berespon baik dengan pengobatan gel yang mengandung bawang putih dengan kandungan ajoene 0,6% yang dioleskan pada kulit. Namun pada kutu air, akan lebih efektif jika diberikan gel bawang putih dengan konsentrasi yang lebih tinggi, yakni ajoene 1% atau lebih.

 

Efek samping bawang putih

Dibalik manfaatnya yang begitu banyak, ternyata bawang putih juga memiliki berbagai efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan. Mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak dan tidak pada tempatnya akan  dapat menghasilkan berbagai masalah kesehatan, seperti; iritasi,  dan  bahkan akan menimbulkan kerusakan pada saluran pencernaan. Selain itu mengkonsumsi bawang putih mentah tentunya juga tidak dianjurkan, hal ini karena dapat memicu rasa panas dimulut. Ketika bawang putih dikunyah dalam mulut, akan menghasilkan senyawa kimia allicin, penyebab rasa terbakar di mulut. Untuk menghindari hal yang demikian sebaiknya menelanya langsung tanpa dikunyah atau mengkonsumsinya dalam bentuk suplemen. Meskipun begitu, mengkonsumsi bawang putih terlalu banyak juga dapat menyebabkan keringat yang menyengat dengan aroma khas bawang putih.

 

Sebagian orang memiliki alergi terhadap bawang putih. Gejala alergi bawang putih termasuk ruam kulit, suhu, dan sakit kepala. Juga, bawang putih mengandung zat yang mencegah penggumpalan darah, jadi sebaiknya dihindari sebelum melakukan operasi. Jika anda harus mengkonsumsi obat-obatan silahkan selalu periksa dengan dokter terlebih dahulu dan memberitahu dokter jika berniat menggunakannya.

 

Dalam mengkonsumsi bawang putih sebaiknya tidak dimakan mentah, karena dapat memicu efek buruk bagi lambung. Oleh karena itu, dianjurkan agar bawang putih terlebih dahulu direbus, digoreng, atau dipanggang dulu sebelum dikonsumsi. Perlu diperhatikan bahwa bawang putih tidak boleh dikonsumsi dalam bentuk apapun sewaktu terdapat serangan penyakit di bagian perut dan usus besar.
Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *