Sumber dan Manfaat Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Probiotik Untuk Kesehatan Pencernaan

Makanan dan Minuman Probiotik – Agar tercipta keseimbangan antara bakteri patogen dengan bakteri baik, kita perlu mengkonsumsi makanan probiotik, yaitu makanan yang banyak mengandung bakteri baik yang bermanfaat untuk melindungi saluran pencernaan – terutama usus – dari serangan bakteri patogen dan jamur. Selain itu makanan dan minuman probiotik juga dapat membantu memperbaiki keseimbangan flora dalam usus dengan cara meningkatkan populasi bakteri baik menjadi lebih dominan daripada bakteri jahat.

makanan dan minuman probiotik

Apa Saja Sumber Probiotik?

Sumber probiotik adalah makanan dan minuman yang sudah mengalami proses fermentasi oleh bakteri asam laktat. Proses fermentasi ini akan meningkatkan kandungan gizi makanan dan minuman yang difermentasi, terutama kandungan vitamin B kompleks (B3, B5, B6, B9, dan B12). Selain itu juga dapat membuat makanan dan minuman yang kita konsumsi menjadi lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Berikut beberapa contoh makanan dan minuman probiotik:

Yogurt
Yogurt adalah jenis makanan probiotik yang berasal dari hasil fermentasi susu yang mengandung bakteri baik Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus ther-mopillus, teksturnya kental sampai agak padat bergumpal-gumpal. Makanan ini merupakan salah satu makanan tradisional penduduk daerah turki dan timur tengah.

Kefir
Meskipun kefir dan yogurt mempunyai kesamaan yaitu sama-sama hasil fermentasi susu, keduanya mengandung jenis bakteri baik yang berbeda. Selain bakteri probiotik, kefir juga mengandung ragi yang bermanfaat seperti Saccharomyces kefir dan Torula kefir. Adanya fermentasi ganda dari bakteri dan ragi menghasilkan asam laktat, karbondioksida, dan sedikit alkohol dalam kefir. Hal inilah yang membedakan rasa antara kefir dan yogurt. Rasa asam pada kefir terasa menggigit di lidah seperti soft drink. Konsistensi kefir juga lebih cair dibandingkan dengan yogurt, tapi lebih kental daripada susu.

Kimchi
Kimchi merupakan makanan khas Korea yang berasal dari hasil fermantasi kol, rasanya pedas karena menggunakan campuran lada merah dan biasa dimakan dengan nasi. Kimchi mengandung bakteri baik Lactobacillus yang merupakan probiotik penting bagi tubuh.

Minuman susu fermentasi
Minuman susu fermentasi disebut juga minuman lakto, yaitu produk olahan yogurt dengan menambahkan buah-buahan segar dan mengolahnya hingga konsistensinya homogen (tidak bergumpal-gumpal) dan umumnya lebih encer. Selain buah-buahan segar, biasanya juga ditambahkan esens buah, gula atau sirup pemanis, vanili, ekstrak kopi, dan lain-lain. Contoh minuman lakto adalah fruit yoghurt, yakult, dan es krimyang terbuat dari yogurt.

Manfaat probiotik Untuk Kesehatan Pencernaan

Mengkonsumsi makanan probiotik memang memiliki banyak manfaat, diantaranya membantu mempercepat penyerapan nutrisi penting, membantu proses pencernaan makanan, dan membantu menyingkirkan toksin (racun) dari dalam tubuh. Bakteri probiotik mampu memproduksi hidrogen peroksida dan asam asetat yang bersifat antimikroba untuk mencegah perkembangbiakan bakteri patogen, jamur, serta mencegah infeksi. Bakateri baik ini juga dapat mengaktifkan sel darah putih serta limpa yang bertanggung jawab terhadap sistem imunitas.

Konsumsi probiotik juga bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan cara meningkatkan metabolisme kolesterol dalam usus halus sehingga kolesterol tidak menumpuk pada pembuluh darah. Selain itu, probiotik juga membantu mencegah osteoporosis karena asam laktat yang dihasilkan probiotik dapat membantu penyerapan kalsium dan fosfor yang dibutuhkan oleh tulang. Beberapa jenis bakteri probiotik juga bisa memproduksi vitamin K yang berperan penting dalam metabolisme tulang. Beberapa penelitian juga membuktikan, mengkonsumsi probiotik secara rutin dapat menurunkan risiko timbulnya penyakit kanker atau tumor dalam saluran pencernaan, terutama kanker kolon (usus besar).

Tips Memilih produk probiotik

Banyak sekali produk probiotik yang beredar di pasaran sekarang ini. Tapi, untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari mengkonsumsi makanan dan minuman probiotik, sebaiknya simak cara memilih produk probiotik berikut ini.

1. Baca labelnya sebelum membeli.
Pada setiap label terdapat info nutrisi yang terkandung dalam produk probiotik tersebut. Perhatikan jumlah dan jenis bakteri yang terkandung didalamnya. Menurut standar internasional yang ditetapkan oleh badan pangan dunia FAO-WHO, produk probiotik yang sehat harus mengandung sedikitnya 1 juta bakteri hidup dalam setiap 1 gram produk. Pilih produk probiotik yang mengandung setidaknya dua jenis bakteri baik. Menurut para ahli, kedua jenis bakteri baik ini dapat saling membantu satu sama lain dalam melakukan proses fermentasi, maupun dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan.

2. Pilih produk yang masih baru dan simpan kedalam lemari pendingin.
Pada dasarnya bakteri probiotik hanya memiliki masa aktif yang sangat singkat, hanya mencapai sekitar dua minggu saja setelah pembuatan. Bakteri probiotik juga sangat rentan terhadap suhu yang panas. Karena itu, simpan produk probiotik yang belum dikonsumsi ke dalam lemari es bersuhu 0-100C.

3. Beli produk dalam bentuk segar yang tidak dipasteurisasi.
Proses pasteurisasi (pemanasan) yang ditujukan untuk memperpanjang masa simpan akan membunuh bakteri probiotik. Karena tidak mengandung bakteri lagi, yogurt dan susu fermentasi  yang mengalami proses pasteurisasi bisa disimpan pada suhu kamar. Padahal yang tidak dipasteurisasi harus terus menerus disimpan pada suhu 0-100C sebelum dikonsumsi, agar tidak menjadi busuk. Pasteurized yogurt ini hanya menjadi minuman susu asam tanpa manfaat probiotik sama sekali.

4. Sebaiknya pilih produk probiotik dengan rasa plain (original).
Ketika buah ditambahkan kedalam susu saat proses pembuatan yogurt, bakteri yang akan memfermentasi susu justru lebih tertarik memakan buah daripada melakukan tugasnya. Apalagi produk probiotik dengan aneka rasa buah itu biasanya ditambahkan pewarna dan bahan aditif lainnya. Karena itu sebaiknya konsumsi plain yogurt, dengan menambahkan potongan buah-buahan atau sereal sesaat sebelum dikonsumsi.

[Sumber: Nirmala, Gambar dipublikasikan oleh: morguefile.com]

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *