Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Hati atau Liver

Penyakit hati atau liver adalah dampak dari berbagai macam kondisi yang mempengaruhi fungsi normal hati. Hati merupakan kelenjar terbesar di dalam tubuh yang  terletak dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma. Hal ini memiliki peranan penting dalam proses pencernaan makanan, penyerapan nutrisi, dan penghapusan zat beracun dari dalam tubuh. Oleh karena itu, jika organ ini tidak berfungsi dengan normal, maka besar kemungkinan dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan seseorang, bahkan dapat menyebabkan kematian.

penyakit hati atau liver

Mengkonsumsi minuman beralkohol dalam waktu lama dapat menjadi penyebab timbulnya penyakit hati. Hal ini karena asupan minuman beralkohol yang terlalu banyak dapat meningkatkan akumulasi lemak di hati sehingga mempengaruhi fungsi hati bagi tubuh. Dalam banyak kasus, hal ini berakibat merusak hati. Terlalu banyak asupan alkohol juga menyebabkan sindrom lemak hati yang juga dapat menyebabkan kondisi sirosis hati. Pencegahan adalah pengobatan terbaik dan jika tidak terkontrol, bahkan dapat berakhir dalam kegagalan hati.

Penyebab penyakit hati

Meskipun alkohol adalah penyebab paling umum penyakit hati atau liver, itu bukan satu-satunya hal yang dapat membahayakan kesehatan fungsi organ hati anda. Berikut adalah beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kerusakan pada organ hati:

  1. Diabetes
  2. Kegemukan / obesitas
  3. Kebiasaan merokok
  4. Konsumsi suplemen yang berlebihan
  5. Terlalu sering menggunakan obat-obatan
  6. Infeksi virus dan penyakit tertentu
  7. Alkohol
  8. Penggunaan obat alternatif yang tidak sesuai
  9. Kemoterapi
  10. Pestisida dan logam berat yang terkandung pada makanan

 

Gejala yang timbul

Sebagian besar penyakit hati timbul dengan gejala yang sama dengan beberapa  variasi,  Berikut adalah beberapa gejala umum yang terjadi:

  • Gejala awal penyakit hati atau liver termasuk kelelahan, kelemahan, kurang nafsu makan, kehilangan energi, penurunan berat badan, dan mual.
  • Kulit dan bagian putih mata menjadi kuning, sehingga sering disebut penyakit kuning, yang merupakan salah satu gejala utama penyakit hati.
  • Pembekakan pada tungkai bawah.
  • Kuku berubah warna terlihat putih bukan merah muda.
  • Perubahan warna kulit.
  • Sindrom iritasi usus.
  • Bau mulut tidak sedap.
  • Masalah pencernaan ringan yang terjadi secara berkala.
  • Urin dan tinja berwarna gelap.
  • Rasa pahit di mulut.
  • Pembekakan pada area perut.

 

Cara mengobati

Pengobatan penyakit hati tergantung pada jenis, gejala, dan penyebabnya. Terutama dengan melakukan perubahan gaya hidup dan melakukan diet sehat dapat membantu menurunkan risiko penyakit ini. Berikut cara mengobati penyakit hati:

  • Penyakit hati alkoholik dapat diobati dengan dengan menghentikan konsumsi alkohol yang berlebihan  dan memperbaiki pola makan. Kadang-kadang, melakukan terapi dan konseling juga dapat membantu seseorang mengatasi gejala penyakit hati jenis ini.
  • Peradangan hati dapat diobati dengan obat-obatan seperti kortikosteroid, sebagai obat anti radang dan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunosupresan.
  • Sirosis hati diobati dengan diuretik untuk mempercepat pembentukan urin, vitamin K untuk menghentikan pendarahan dan antibiotik jika karena terjadi karena infeksi virus atau bakteri.
  • Kerusakan hati merupakan kondisi yang memerlukan penanganan khusus dalam proses pengobatanya. Hal ini karena pada tingkat keadaan yang kronis dan memungkinkan untuk dilakukan transplantasi hati. Transplantasi hati adalah pilihan bagi orang-orang dengan penyakit hati stadium akhir atau gagal hati.

[Gambar dipublikasikan oleh: freedigitalphotos.net]

Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *