Atasi Masalah Gigi dan Gusi dengan Jeruk Nipis, Daun Sirih, dan Lidah Buaya

Sebagian orang tidak sadar bahwa gigi dan gusi memiliki pengaruh yang sangat besar pada kondisi kesehatan mereka. Padahal, jika terjadi masalah pada keduanya, akan berpotensi menimbulkan penyakit yang lebih serius, bahkan menentukan panjang-pendeknya umur seseorang. Memiliki masalah pada gigi dan gusi, lebih mudah terkena serangan jantung , stroke, diabetes, dan gangguan paru-paru, bahkan kanker.  Hal ini karena penyakit-penyakit tersebut dipicu oleh makanan yang biasa kita konsumsi , kuman yang berada didalam mulut, dan kondisi gigi dan gusi yang sudah mulai rusak. Saat makan makanan mengandung tinggi zat gula, akan difermentasikan oleh kuman berubah sifat menjadi asam. Gigi yang tidak dibersihkan dapat membuat asam tersebut melarutkan kalsium pada gigi sehingga gigi mudah menjadi keropos.

Ditambah lagi, kurang mengkonsumsi makanan berserat sehingga produksi air liur kita melimpah. Limpahan air liur membuat gusi menjadi lebih mudah luka dan gigi mudah berlubang. Kalau tidak cepat diatasi, kondisi itu memungkinkan kuman masuk kedalam jaringan dan pembuluh darah yang terdapat dibawah gigi, kemudian ikut beredar keseluruh bagian organ tubuh. Dengan begitu, gigi dan mulut yang tidak dirawat dengan baik memang dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit. Namun jika kita mau menjaga dan merawat organ tersebut dengan baik, besar kemungkinan akan terhindar dari ancaman penyakit yang mematikan. Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga gigi & gusi agar tetap sehat, diantaranya dengan menggunakan bahan-bahan alami atau herbal seperti jeruk nipis, daun sirih, lidah buaya, dan masih banyak cara lainnya. Berikut kita bahas beberapa bahan alami yang memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi kita.

Daun sirih, pembunuh kuman yang handal

Daun sirih pembunuh kuman

Daun yang sudah dimanfaatkan sejak tahun 600 SM ini memiliki khasiat dalam menjaga dan menguatkan gigi, menyehatkan gusi, dan mencegah bau mulut dengan jurus utama membunuh kuman. Hal ini karena daun sirih yang kaya akan minyak atsiri, tanin, terpennena, estragol, hidroksikavicol, kavicol, kavibetol, allylpyrokatekol, cyneole, caryophyllene, cadinene, seskuiterpena, fenil propana, diastase. Kesemuannya adalah senyawa aktif yang membuat daun sirih memiliki khasiat hebat sebagai antiseptik, sekaligus antiradang. Daun sirih terbukti efektif menghambat aktivitas kuman Streptococcus mutans, kuman terganas yang menyebabkan gigi berlubang (karies). Selain itu daun sirih juga efektif menumpas Streptococcus mitis, Streptococcus sanguis, dan Actinomyces viscosus,yaitu jenis-jenis kuman pembentuk plak atau karang gigi yang dapat memicu timbulnya penyakit gusi dan kerusakan pada jaringan penyangga gigi (periodontal).

Jeruk nipis, rajanya antioksidan

 

Jeruk nipis rajanya antioksidan

Jeruk nipis memiliki nutrisi penting yang berkhasiat untuk merawat gigi dan mulut. Khasiat jeruk nipis tidak terlepas dari zat aktif yang terkandung didalamnya, antara lain flavonoid, fenol, tanin, asam askorbat, asam sitrat, dan lain sebagainya. Flavonoid berperan penting sebagai antioksidan, yang dapat membantu menghentikan pendarahan, serat meningkatkan penyerapan vitamin C ke dalam tubuh. Flavonoid bekerja sama dengan fenol yang berperan penting dalam memblok aktivitas enzim penyebab radang, sehingga keduanya mempunyai efek mencegah dan mengatasi peradangan. Selain itu diperkuat oleh kandungan nutrisi lain seperti tanin yang berperan menciutkan selaput lendir  dan mempercepat proses penyembuhan radang. Peranan penting nutrisi lainnya sebagai antisariawan yaitu asam askorbat, mempercepat penyembuhan luka dan asam sitrat mampu meluruhkan kotoran, sehingga dapat mencerahkan gigi yang kusam.

Lidah buaya, pelindung gusi yang ampuh

Lidah buaya pelindung gusi

Lidah buaya (Aloe vera) memiliki manfaat dasyat dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi kita. Lendir lidah buaya yang berwarna bening mengandung banyak zat aktif seperti lignin, saponin, anthraguinine, acemannan, tanin, dan salisilat, yang berperan penting sebagai antiradang, antiseptik, antibakteri, dan sekaligus antibiotik alami. Sejak jaman mesir kuno, lendir lidah buaya menjadi obat tradisional yang ampuh untuk mengobati sakit gigi. Sementara enzim bradykinase dan karbiksipeptidase di dalamnya, berperan dalam mengurangi rasa sakit.

Selain bahan-bahan alami diatas kita juga bisa memanfaatkan garam dapur untuk berkumur. Hal ini karena garam bersifat alkali, sehingga membantu menormalkan keseimbangan asam basa di dalam mulut dan mencegah timbulnya plak dan gigi berlubang. Gosok gigi setiap hari pagi dan sebelum tidur secara rutin, serta mengurangi  makan makanan yang mengandung tinggi zat gula akan membantu mencegah kerusakan pada gigi dan jaringan penyangganya.

[Sumber: Nirmala]

Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *