9 Gejala Stroke Pada Tubuh Yang Perlu Diwaspadai

Gejala Stroke – Stroke adalah penyakit yang terjadi karena rusaknya sistem peredaran darah yang menuju ke dan di dalam otak. Hal ini menjadi salah satu penyebab kematian dan penyebab utama kecacatan seseorang. Stroke terjadi bila pembuluh darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak tersumbat oleh pembekuan atau pecahnya pembuluh darah. Ketika hal itu terjadi , maka otak tidak bisa mendapatkan aliran darah dan oksigen yang dibutuhkan oleh sel-sel otak tersebut, sehingga sel-sel otak akan mati dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Gejala Stroke

Perlu diketahui bahwa hampir semua sel saraf pada tubuh manusia dikendalikan oleh kerja otak. Jika otak terjadi kerusakan, maka dipastikan akan berdampak buruk pada kinerja organ tubuh lainnya. Sehingga kerap terjadi disfungsi organ tubuh atau matinya sebagian tubuh seseorang. Berikut beberapa gejala stroke yang perlu diwaspadai dan sebaiknya mendapat pertolongan secepatnya untuk menghindari masalah yang lebih serius.

Gejala Stroke

1. Rusaknya indra penglihatan  / penglihatan kabur.
Stroke dapat menyebabkan penglihatan ganda, penglihatan kabur atau kehilangan penglihatan sama sekali pada satu mata. Hal ini disebabkan karena rusaknya beberapa jaringan sel saraf mata, sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.

2. Mengalami kesulitan ketika berbicara.
Stroke dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk mengekspresikan diri atau mengerti ucapan orang lain. Jika seseorang secara fisik mengalami kesulitan ketika berbicara atau tidak mengerti ucapan yang disampaikan orang lain, maka ada kemungkinan 72 % orang tersebut telah mengalami stroke.

3. Mati rasa, lemas, atau lumpuh pada tangan  / kaki.
Ketika seseorang mengalami stroke, umumnya yang terjadi pada tangan atau kaki ( atau keduanya ) tiba-tiba lemas , mati rasa , atau menjadi lumpuh. Seringkali anggota badan yang terkena adalah pada sisi berlawanan dari stroke yang terjadi di otak. Rentangkan kedua lengan dengan posisi telapak tangan menghadap keatas selama 10 detik. Jika salah satu lengan melayang ke bawah, hal itu menunjukkan kelemahan otot atau tanda stroke. Atau bisa juga dengan mata terbuka, kemudian angkat setiap kaki secara terpisah.

4. Pusing / kehilangan keseimbangan.
Jika seseorang merasa pusing , mual atau kesulitan berjalan, mungkin kita berpikir orang tersebut mabuk, tapi pada kenyataannya ia mengalami stroke. Kadang-kadang pusing mendadak dikaitkan dengan sindrom virus sebagai tanda dari stroke. Jika anda mengalami hal yang demikian, cobalah sesegera mungkin konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penangan yang lebih cepat.

5. Rasa sakit.
Nyeri pada bagian anggota tubuh tidak merupakan gejala khas stroke. Tapi jika seseorang memiliki rasa sakit mendadak di bagian lengan, kaki, salah satu sisi wajah atau dada, tentunya harus diwaspadai.  Sebuah studi menemukan wanita mengalami gejala stroke non – tradisional sekitar 62 % lebih sering daripada pria, dan salah satu yang paling umum terjadi adalah mengalami rasa sakit pada bagian tubuh tertentu.

6. Sakit kepala parah.
Sakit kepala parah, mungkin adalah salah satu hal terburuk yang pernah seseorang alami, karena hal ini merupakan gejala stroke yang umum terjadi. Seseorang yang mengalami sakit kepala dengan timbulnya stroke cenderung lebih muda dan memiliki riwayat migrain. Perempuan lebih mungkin untuk memiliki sakit kepala stroke dibandingkan dengan laki-laki.

7. Wajah murung.
Kelemahan bagian kulit wajah salah satu sisi dapat menjadi sebagai tanda stroke. Hal ini ketika seseorang tersenyum atau menunjukkan giginya.  Jika satu sisi wajah mengendor atau tidak bergerak, yang bisa berarti orang tersebut mengalami stroke.

8. Cegukan yang berlarut-larut.
Cegukan biasanya adalah gangguan kecil yang kerap di alami seseorang sewajarnya, tapi jika hal ini berlarut-larut tentunya perlu diwaspadai. Ketika stroke, pusat pernapasan otak akan terganggu, sehingga dapat memicu tiba-tiba, berlarut-larut kasus cegukan yang lebih umum terjadi pada wanita.

9. Sesak napas / jantung berdebar-debar.
Tidak bisa bernapas dengan lega atau merasa seperti jantung berdebar-debar, mungkin terjadi gejala stroke. Perempuan lebih mungkin untuk mengalami kejadian semacam ini ketika mengalami stroke.

Jika anda berolahraga secara rutin dan menjaga pola makan yang sehat, kemungkinan besar anda akan terhindar dari penyakit ini dan dapat merasakan tubuh lebih sehat & bugar. Istirahat yang cukup sebagai salah satu upaya untuk mengurangi resiko stroke dan jangan lupa untuk selalu berdoa memohon pada yang maha kuasa agar selalu diberi kesehatan.

Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *