5 Manfaat Madu Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Madu – Madu merupakan sejenis cairan yang menyerupai sirup, lebih kental dan memiliki rasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Didalam madu terkandung berbagai macam jenis nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia yaitu: fruktosa, glukosa, sukrosa, dan maltosa. Selain itu juga terkandung berbagai macam vitamin seperti vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, D, K, E, Uric Acid, dan asam nikotinat. Ini semua merupakan vitamin-vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh dan dengan mudah dapat diserap oleh sel-sel tubuh kita.

manfaat madu bagi kesehatan

Kandungan  hormon kuat dalam madu juga berfungsi membantu menggiatkan dan memacu kerja organ-organ tubuh manusia. Selain itu, madu bersifat sebagai antibioitik yang melindungi tubuh manusia dari serangan bakteri dan virus penyebab penyakit berbahaya.

Satu sendok makan madu mengandung sekitar 64 kalori, bebas lemak, dan bebas kolesterol. Mempunyai komposisi kira-kira 80% karbohidrat, 18% air, dan 2% vitamin, mineral, dan asam amino.

Biasanya, madu berasa manis tapi tidak cocok untuk bayi. Spora bakteri Clostridium botulinum – ditemukan dalam kotoran dan debu, yang dapat mengkontaminasi madu. Hal ini menyebabkan keracunan pada bayi yang dapat menyebabkan kelemahan pada otot dan masalah pernapasan. Oleh karena itu disarankan menunggu sampai setelah usia 12 bulan untuk memberikan bayi madu; konsumsi aman untuk orang dewasa dan anak-anak, karena mereka memiliki sistem pencernaan yang matang yang dapat menangani spora.

Mengkonsumsi madu secara teratur dan benar dapat memberikan manfaat baik bagi kesehatan tubuh seseorang. Berikut manfaat madu bagi kesehatan tubuh manusia:

Manfaat madu

1. Meningkatkan daya ingat.
Madu mengandung zat antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel pemicu penurunan daya ingat pada otak. Sesendok madu setiap hari dapat meningkatkan daya ingat bagi wanita menopause, yang dapat memberikan terapi alternative terhadap penurunan intelektual yang berhubungan dengan sistem hormon. Setelah empat bulan mengkonsumsi 20 gram madu sehari, wanita lebih cepat mungkin memiliki daya ingat lebih baik daripada mereka yang mengkonsumsi pil hormon. Kemampuan madu dalam membantu mempercepat penyerapan kalsium dapat menjaga kesehatan otak, hal ini karena otak membutuhkan kalsium untuk proses berpikir dan pengambilan keputusan.

2. Sumber energi.
Madu merupakan sumber energi alami yang mengandung  sekitar 17 gram karbohidrat per sendok makan. Hasil proses alami zat gula – fruktosa dan glukosa – langsung memasuki aliran darah dan dapat memberikan dorongan energi yang cepat. Kenaikan gula darah bertindak sebagai sumber energi jangka pendek untuk latihan anda, terutama dalam mendapatkan daya tahan lebih lama.

3. Meredakan batuk.
Madu dapat digunakan sebagai obat alami ketika sedang terserang flu dan batuk. Menderita batuk terus-menerus yang tak kunjung sembuh dapat dengan mudah diatasi dengan dua sendok teh madu. Anak-anak antara usia 1 sampai 5 tahun yang menderita batuk di malam hari karena pilek, jarang batuk ketika mereka diberi dua sendok teh madu 30 menit sebelum tidur. Rasa manis pada madu diyakini memicu ujung saraf yang melindungi tenggorokan dari gencarnya batuk. Madu juga diyakini efektif mengobati infeksi saluran pernapasan bagian atas.

4. Meningkatkan kualitas tidur.
Madu bisa menjadi solusi kesehatan ketika anda susah tidur pada malam hari. Mirip dengan gula, madu dapat menyebabkan kenaikan insulin dan melepaskan serotonin – sebuah neurotransmitter yang meningkatkan suasana hati dan kebahagiaan. Tubuh mengubah serotonin menjadi melatonin, senyawa kimia yang mengatur panjang dan kualitas tidur. Selain itu, madu juga mengandung beberapa asam amino, termasuk tryptophan. Kenaikan insulin menyebabkan tryptophan dalam madu masuk kedalam otak, yang kemudian diubah menjadi serotonin dan kemudian ke melatonin, yang merupakan hormon tidur . Hormon ini bertanggung jawab untuk mengatur tidur dan siklus bangun.

5. Menyembuhkan luka dan luka bakar.
Madu merupakan antibiotik alami yang dapat bertindak baik secara internal maupun eksternal. Hal ini dapat digunakan sebagai pengobatan konvensional untuk luka dan luka bakar dengan desinfektan luka yang terkandung didalamnya. Oleskan madu asli pada luka secara merata, biarkan mengering selama kurang lebih 20 sampai 30 menit. Setelah kering bilas dengan air hangat menggunakan handuk halus. Lakukan secara teratur beberapa kali dalam sehari untuk penyembuhan secara maksimal.

Madu telah digunakan sebagai obat selama lebih dari 2.000 tahun dan terus diwariskan khasiatnya untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan dan menjaga kesehatan tubuh.

[Gambar dipublikasikan oleh: morguefile.com]

Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *