12 Tips Agar Terhindar Dari Alergi

Alergi adalah reaksi tubuh yang berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, hal ini biasanya menimbulkan efek yang tidak nyaman pada kondisi tubuh seseorang.  Bak sehelai kain yang mempunyai sisi baik dan sisi buruk, begitu pula dengan intoleransi atau alergi. Sisi buruknya, alergi terhadap makanan dapat mengganggu kenyamanan kehidupan anda. Diare, kembung, kepala pusing, daya konsentrasi lemah, rasa malas dan lelah yang berlebihan – semua ini tidak asing bagi mereka yang alergi terhadap makanan. Berita baiknya, sebagian besar alergi dapat diatasi dengan mudah, kecuali penyakit celiac dan alergi terhadap produk susu. Caranya, antara lain dengan menghindari makanan-makanan yang menimbulkan alergi selama periode tertentu.

Tips Agar Terhindar Dari Alergi

Namun sukses menanggulangi alergi terhadap makanan tidak berarti anda telah menang melwan alergi. Berikut tips agar tubuh anda terhindar dari alergi:

Tips Terhindar Dari Alergi

1. Ubah pola makan.
Jika anda termasuk sensitif, semakin sering mengkonsumsi suatu jenis makanan, semakin besar sensitivitas anda terhadap makanan tersebut. Karena itu lebih baik anda mengkonsumsi makanan yang bervariasi setiap hari.

2. Makan secara teratur.
Gaya hidup orang kota kini telah jauh berbeda dengan pola makan tradisonal yang sehat. Sangat penting untuk membangun nafsu makan dan mengkonsumsi makanan kaya gizi  pada jam-jam tertentu. Cara makan seperti ini akan memacu sistem pencernaan untuk mengeluarkan lebih banyak cairan pencernaan.  Dengan demikian makanan yang anda konsumsi dapat dimetabolisasi secara efektif. Hindari mengkonsumsi makanan cepat saji karena makanan seperti ini tidak melancarkan pencernaan sama sekali.

3. Makan makanan pembangun tubuh.
Pola makan orang Indonesia terlalu besar porsi karbohidratnya dan kurang mengkonsumsi makanan dari kelompok nutrisi lain seperti ikan, daging tak berlemak, buah-buahan, serta sayur-sayuran. Padahal untuk mengubah karbohidrat menjadi sumber energi dibutuhkan protein, asam lemak omega, vitamin, dan mineral. Jika komponen-komponen pembangun tubuh ini tidak memadahi, kelancaran kerja pencernaan anda akan dihambat oleh karbohidrat.

4. Olah raga teratur.
Berolahraga sangatlah penting, terutama untuk kebugaran tubuh. Jalan cepat, berlari, bersepeda, atupun berenang selama kurang lebih 30 menit sebenarnya sudah cukup. Jika anda dapat melakukannya secara rutin dua atau tiga kali dalam seminggu, dipastikan tubuh anda akan terasa lebih sehat dan bugar. Karena olah raga yang dilakukan secara teratur dan benar akan memberikan efek kesehatan terhadap organ-organ tubuh seseorang. Jika organ-organ tubuh sehat, kemungkinan besar tubuh kita akan terbebas dari alergi apapun.

5. Konsumsi sedikit gula.
Tak lama setelah mengkonsumsi zat gula yang diproses, kadar gula dalam darah kita akan naik. Hal ini dapat memicu timbulnya stres dan meningkatkan adrenalin. Menstimulasi diri dengan gula Cuma menghasilkan racun yang menambah beban kerja organ tubuh. Diet dengan kadar gula yang tinggi juga mengganggu perkembangan baketri baik dan meningkatkan pertumbuhan bakteri jahat. Ragi yang merenggangkan ikatan sel pada dinding usus juga meningkat. Akibatnya, selaput dinding usus mudah ditembus oleh sampah makanan dan toksin sehingga anda menjadi lebih rentan terhadap alergi.

6. Waspadai pengaruh bahan kimia.
Jika anda tidak sensitif terhadap bahan kimia dan cukup sehat, anda tidak perlu khawatir. Demikian pula jika anda punya intoleransi ringan terhadap satu jenis bahan kimia. Lain halnya dengan mereka yang alerginya cukup parah dan harus mengurangi beban toksin dalam tubuhnya. Mereka inilah yang rumahnya harus bebas dari bahan kimia yang penyebab alergi.

7. Konsumsi makanan yang pahit-pahit.
Kebanyakan orang tidak menyukai makanan yang pahit. Padahal makanan yang pahit seperti pare, daun papaya, sawi pahit, atau endive dan chicory  dapat menstimulasi pencernaan. Mereka bermanfaat membantu memproduksi cairan empedu dan cairan pencernaan lainnya, sehingga membantu mencegah alergi.

8. Makan bawang putih.
Bawang putih sebagai antibiotik yang ampuh dapat membantu membunuh bakteri jahat dan mendorong pertumbuhan bakteri baik yang menjauhkan diri anda dari alergi. Cara terbaik untuk mengkonsumsi bawang putih adalah dengan mengkonsumsinya dalam keadaan mentah.  Hal ini bertujuan untuk mendapatkan manfaat bawang putih seutuhnya tanpa merusak kandungan nutrisi.

9. Konsumsi kunyit.
Peradangan yang sering terjadi pada usus mungkin dipicu oleh obat-obatan, gastroenteritis, atau racun. Usus yang meradang lebih mudah dirembesi protein yang tidak tercerna dengan baik, sehingga mengganggu sitem kekebalan tubuh. Salah satu senyawa anti-inflamasi yang paling ampuh untuk mengatasinya adalah curcumin yang terkandung dalam kunyit. Karena itu makan kari dan kunyit dalam bentuk suplemen dapat membantu mengatasi masalah iritasi pada usus besar.

10. Tingkatkan enzim dalam tubuh.
Rendahnya produksi cairan pencernaan akan menghambat kerja sistem pencernaan dan menimbulkan reaksi intoleransi. Buah pepaya dan nanas mengandung enzim papain dan bromelain yang bermanfaat membantu melancarkan proses metabolisme protein. Namun, jangan mengkonsumsi buah-buahan tersebut dalam jumlah berlebihan karena dapat menimbulkan iritasi dalam usus besar. Apabila anda tidak sakit maag, pertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen enzim dengan spektrum luas – seperti yang dilakukan oleh kebanyakan atlet – guna membantu pencernaan protein dalam tubuh.

11. Konsumsi makanan yang mengandung glutamin.
Glutamin adalah sejenis asam amino, makanan bagi selaput dinding usus. Selaput dinding usus yang sehat dapat melakukan regenerasi dengan cepat serta menghalangi mikroba dan racun, mrembes ke dalam darah. Apabila persediaan glutamin berkurang, seperti saat anda sedang sakit, fungsinya sebagai penghalang akan melemah. Glutamin juga dapat menjaga keseimbangan antibodi lgA yang mencegah bakteri menempel pada sel-sel usus.

Glutamin rentan terhadap panas, dan dapat ditemukan pada ikan, daging, kubis mentah, dan bit. Suplemen glutamin sangat berguna bagi para vegetarian karena asupan glutamin mereka relatif rendah.

12. Hindari stres.
Kelebihan adrenalin akibat stres dapat menimbulakan ketegangan pada system pencernaan. Fungsi adrenalin adalah mengalihkan energi ke otak dan otot. Stres yang berkepanjangan membuat system pencernaan anda terus menerus terbebani. Ini akan mengakibatkan disfungsi system pencernaan dan memicu gejala-gejala intoleransi. Untuk mengatasi stres, anda bisa mengatur istirahat dan mencoba relaksasi dengan latihan pernafasan.

[Gambar dipublikasikan oleh: morguefile.com]

Share:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *